Pages

Saturday, July 30, 2011

Poligami !!??

Wahai para suami... 2 alasan ini harus kau renungkan sebelum kau memutuskan untuk ber-poligami...
Ini dikutip dari buku Mbak Asma Nadia - Catatan Hati Seorang Istri..

Seorang ikhwan berkata:
" Mbak Asma... jika saya menikah lagi: pertama, kebahagiaan dengan istri kedua belum tentu... karena tidak ada jaminan untuk itu. Apa yang di luar kelihatan bagus, dalamnya belum tentu. Hubungan sebelum pernikahan yang sepertinya indah, belm tentu akan terealisasi indah. Dan sudah bnyak kejadian seperti itu."
"Yang kedua, Pak?"
Lelaki itu terdiam, lalu menatap saya dengan pandangan serius.
"Sementara luka hati istri pertama sudah pasti, dan itu akan abadi."
Saya melihat Pak Hari menarik napas panjang sebelum menuntaskan kalimatnya.
"Sekarang, bagaimana saya bisa melakukan sebuah tindakan untuk keuntungan yang tidak pasti, dengan mengambil resiko yang kerusakannya pasti dan permanen?"


Hmmm...... indah... indah sekali.. Membaca statement diatas membuat mata saya berkaca-kaca. Bagaimana tidak? ternyata banyak pria di luar sana yang mengerti isi hati perempuan... :)
Bagaimana dengan saya?
Subhanallah.... suami saya begitu baik... (i love u, dearest)... Yea yea.. saya tahu, kalian pasti akan komentar, "yaelah,plis dehhh... masa depan siapa yang tau?"
Yap.. bener.. tidak ada yang bisa menerka masa depan.. Tapi untuk saya sendiri, tak pernah saya mengharamkan poligami, karena Allah pun tak mengharamkannya... Takkan pernah saya memaksa suami saya untuk tidak boleh berpoligami...

Hanya saja... jika keinginan itu muncul padanya, saya sangat tahu bahwa saya tidak akan merasa sanggup menjalaninya.. Maka saya rasa saya akan memutuskan untuk meninggalkan semua yang sudah kami bangun dan miliki.. Apapun untuk kebahagiaan lelaki yang saya cintai... Apapun untuknya... Kalaupun itu artinya ada luka yang akan menetap abadi hingga nanti....

Maka para suami, berpikirlah matang-matang sebelum keputusan ini dibuat. Karena kehidupan ini sejatinya adalah pilihan, maka buatlah pilihan-pilihan yang bijaksana...

*ditulis sambil mewek setelah membaca buku Asma Nadia ditengah keramaian J.Co*

Wednesday, July 13, 2011

Sombong...

yap... dosa paling tua yang ada di jagat raya ini... sombong... ujub.. atau dengan nama apapun yang biasa kita gunakan...

Sifat yang akhirnya menjebloskan syaitan dalam kehinaan sejati. Sifat yang syaitan tunjukkan untuk pertama kalinya sejak jagat raya ini ada.

Terjemahan QS. Al-Baqarah ayat 33-34

33. Allah berfirman: “Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini.” Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman: “Bukankah sudah Ku katakan kepadamu, bahwa Sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?”  

34. Dan (Ingatlah) ketika kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam,” Maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.  
sejak saat itu, Iblis bersumpah untuk menarik manusia sejenis Adam A.S untuk menemaninya di dalam neraka. Karena iblis merasa Adam lah (seorang manusia) yang membuatnya harus keluar dari nikmatnya surga Allah.
-------------------------------------------------------------------------

Kalau ditanya apa yang paling aku khawatirkan. Aku sangat khawatir bersikap ujub secara sengaja atau tidak sengaja. Karena iblis akan melakukan segala macam cara, merasuk hingga ke aliran darah manusia untuk menarik kita dalam dosa.
Dan kesombongan ini begitu menakutkan. Akan lebih mudah menyadari jika terucap tanpa sengaja di mulut. Namun tak ada yang bisa melihat hati kita masing-masing..
Sudah berapa banyakkah rasa sombong yang pernah kita rasakan? Hati-hati... karena rasa ini bisa merasuk pada siapapun...

Pernahkah kau merasa bahwa kau lebih pintar?
Pernahkah kau merasa lebih kaya?

Kesombongan begitu sulit untuk diprediksi keberadaanya, apalagi jika itu hanya terbersit di hati... :( sulit sekali..

Sombong tentang harta, sombong tentang kesolehan - bahwa kita lebih banyak beramal dari yang lain - , sombong tentang kepandaian, bahkan mungkin sombong tentang keturunan.

Kadang kita tidak merasa ada terbersit rasa sombong, namun itu ada.. Naudzubillah...
Jagalah perasaan orang lain, berempatilah.. Ini akan menjaga kita dari rasa sombong.
Kadang kabar baik atau kebahagiaan yang kita miliki bisa membuat orang lain merasa sedih atau bahkan sebaliknya. Berempatilah..

Mari kita saling mengingatkan dan saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran..

Sunday, July 10, 2011

Mengeluh VS Bersyukur - Sebuah renungan....

Aku co-pas dari grup FB ku... semoga bergunaaa ;)
"Sebuah kata sederhana yang mungkin jarang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi seringkali kita praktekkan langsung baik secara sadar maupun tidak sadar.Kita semua melakukan hal tersebut setiap saat tanpa menyadarinya.

Tahukah Anda semakin sering kita mengeluh, maka semakin sering pula kita mengalami hal tersebut. Sebagai contohnya, salah satu teman baik saya selalu mengeluh mengenai pekerjaan dia. Sudah beberapa kali dia
pindah kerja dan setiap kali dia bekerja di tempat yang baru, dia selalu mengeluhkan mengenai atasan atau rekan-rekan sekerjanya.

Sebelum dia pindah ke pekerjaan berikutnya dia selalu ribut dengan atasan atau rekan sekerjanya. Seperti yang bisa kita lihat bahwa terbentuk suatu pola tertentu yang sudah dapat diprediksi, dia akan selalu pindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan berikutnya sampai dia belajar untuk tidak mengeluh.

Mengeluh adalah hal yang sangat mudah dilakukan dan bagi beberapa orang hal ini menjadi suatu kebiasaan dan parahnya lagi mengeluh menjadi suatu kebanggaan. Bila Anda memiliki dua orang teman, yang pertama selalu berpikiran positif dan yang kedua selalu mengeluh, Anda akan lebih senang berhubungan dengan yang mana? Menjadi seorang yang pengeluh mungkin bisa mendapatkan simpati dari teman kita, tetapi tidak akan
membuat kita memiliki lebih banyak teman dan tidak akan menyelesaikan masalah kita, bahkan bisa membuat kita kehilangan teman-teman kita.

Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa kita mengeluh? Kita mengeluh karena kita kecewa bahwa realitas yang terjadi tidak sesuai dengan harapan kita.

Bagaimana kita mengatasi hal ini.Caranya sebenarnya gampang-gampang susah, kita hanya perlu bersyukur. Saya percaya bahwa di balik semua hal yang kita keluhkan PASTI ADA hal yang dapat kita syukuri.

Sebagai ilustrasi, Anda mengeluh dengan pekerjaan Anda. Tahukah Anda berapa banyak jumlah pengangguran yang ada di Indonesia ?
Sekarang ini hampir 60% orang pada usia kerja produktif tidak bekerja, jadi bersyukurlah Anda masih memiliki pekerjaan dan penghasilan. Atau Anda mengeluh karena disuruh lembur atau disuruh melakukan kerja ekstra. Tahukah Anda bahwa sebenarnya atasan Anda percaya kepada kemampuan Anda?
Kalau Anda tidak mampu tidak mungkin atasan Anda menyuruh Anda lembur atau memberikan pekerjaan tambahan.

Bersyukurlah karena Anda telah diberikan kepercayaan oleh atasan Anda, mungkin dengan Anda lebih rajin siapa tahu Anda bisa mendapatkan promosi lebih cepat dari yang Anda harapkan.

Bersyukurlah lebih banyak dan percayalah hidup Anda akan lebih mudah dan keberuntungan senantiasa selalu bersama Anda, karena Anda dapat melihat hal-hal yang selama ini mungkin luput dari pandangan Anda karena Anda terlalu sibuk mengeluh.

Try it now:
1. Bersyukurlah setiap hari setidaknya satu kali sehari.
2. Bersyukurlah atas pekerjaan Anda, kesehatan Anda, keluarga Anda atau apapun yang dapat Anda syukuri. Ambilah waktu selama 10-30 detik saja untuk bersyukur kemudian lanjutkan kembali kegiatan Anda.
3. Jangan mengeluh bila Anda menghadapi kesulitan tetapi lakukanlah hal berikut ini: Tutuplah mata Anda, tarik nafas panjang, tahan sebentar dan kemudian hembuskan pelan-pelan dari mulut Anda, buka mata Anda, tersenyumlah dan pikirkanlah bahwa suatu saat nanti Anda akan bersyukur atas semua yang terjadi pada saat ini.
4. Biasakan diri untuk tidak ikut-ikutan mengeluh bila Anda sedang bersama teman-teman yang sedang mengeluh dan beri tanggapan yang positif atau tidak sama sekali. Selalu berpikir positif dan lihatlah
perubahan dalam hidup Anda.
5. "Semakin banyak Anda bersyukur kepada Tuhan atas apa yang Anda miliki, maka semakin banyak hal yang akan Anda miliki untuk disyukuri."

Ini adalah penelitian tentang orang yang selalu mengeluh dan orang yang selalu bersyukur. Orang yang selalu mengeluh, dalam segala hal dia selalu mengeluh, tidak pernah puas dan selalu berpikir negatif terhadap orang lain.

Apapun dia keluhkan, kondisi baik dia mengeluh, kondisi buruk dia mengeluh, tiada hari tanpa mengeluh; tidak pernah puas atas apa yang didapat dan diraihnya, dapat sedikit mengeluh, dapat banyak mengeluh; pikirannya selalu negatif terhadap orang lain, curiga, berprasangka, cemburu, iri, dengki, suka marah, rasa tidak suka terhadap orang.
Dapat dilihat orang seperti ini adalah orang yang hanya mementingkan keselamatan diri sendiri, mau menang sendiri dan egois. Akibat dari sikapnya yang selalu seperti itu, hidupnya tidaklah tenang dan tidak ada damai sejahtera dalam dirinya, tidak ada rasa aman dan tidak pernah merasa nyaman.

Orang seperti ini sering sekali stres, mengalami frustrasi dan depresi. Perubahan fisik yang paling terlihat adalah dari wajahnya, wajahnya terlihat lebih tua dari umur yang sebenarnya dan berakibat orang ini mati muda.
Orang yang selalu bersyukur, dia mensyukuri dalam segala hal. Apapun yang dia hadapi selalu dia syukuri dan dia selalu tersenyum. Hidupnya penuh dengan tawa dan senyuman karena tak henti-hentinya dia mengucap syukur atas apa yang dia dapat dan dia raih. Kondisi baik dia bersyukur, kondisi buruk dia bersyukur, dapat berkat sekecil apapun dia bersyukur, apapun dia lakukan dengan sukacita. 

Ketika ada orang yang berbuat jahat padanya, memfitnahnya, dia tidak membalas, tapi dia berdoa untuk orang yang melakukan itu padanya dan memberkati orang itu.
Dia percaya bahwa selama dia benar, Tuhan pasti membelanya dan dia dalam perlindungan Tuhan, dia tidak akan pernah celaka dan dia tidak akan pernah dipermalukan.
* Ini pernah terjadi sama gw... selama hampir 1 tahun yang bisa gw lakukan hanya mencoba bersabar. Penuh air mata, memang... tapi.. Subhanallah.. kesabaran itu Allah kembalikan dengan begitu indahnya... bahwa gw gak perlu capek-capek teriak kesana kemari hingga seluruh dunia tahu gue merasa terzholimi, karena Allah selalu menjaga gw dan harga diri gw. Karena pada akhirnya ketika sudah waktunya dunia tahu, Allah-lah yang turun tangan langsung..*

LANJUTTTTT....
Wajahnya selalu penuh dengan sukacita dan terlihat ada damai sejahtera dalam dirinya. Tak sekalipun terlihat dia bersungut-sungut, mengeluh, marah,kuatir ataupun takut. Yang terjadi adalah hidupnya
semakin diberkati Tuhan luar biasa dan dia menjadi berkat bagi orang lain. Hal yang menarik adalah wajahnya terlihat muda walau umurnya sudah tua.

Jadi teman-teman, manakah yang kalian pilih?
Bersyukurlah senantiasa karena Tuhan itu baik, Dia sungguh baik dan Dia sangat baik. Dan ingatlah selalu untuk berpikir positif karena pikiran positif selalu menyegarkan pikiran kita dan akan mengarahkan kita pada
tindakan yang positif juga.

Segala sesuatu Tuhan ijinkan terjadi untuk kebaikan kita, selalulah bersyukur walau sekecil apapun yang kita dapatkan karena jika kita setia dalam perkara kecil maka kita akan diberikan dan dipercaya untuk perkara besar; segala sesuatu yang kita lakukan adalah hanya untuk
kemuliaan Tuhan karena semua yang kita dapatkan, kita punya, kita raih adalah pemberian dari Tuhan jadi janganlah kita sombong karena jika kita sombong maka akan dengan sangat mudah Tuhan menjatuhkan kita, tetaplah rendah hati, hati sebagai hamba dan hanya andalkan Tuhan dalam segala hal.
Semua dimulai dari diri kita sendiri: pilihan ada padamu.

-----------------------------------------------------------------------------
Baca tulisan ini di forum jadi terharu.... karena pekan lalu waktu ngisi pengajian, adik-adik itu ku-share materi tentang berpikir positif... :) temen deketnya bersyukur hehehe...
Reggie bener banget.... bersyukur dan berpikir positif mudah disebutkan, namun sangat sulit dilakukan... butuh keteguhan hati melakukannya... :)

Bundaku bilang setiap orang punya masalah dan cobaannya masing-masing untuk "naik tingkat" dan kita tidak bisa lihat mereka dari tampilan luarnya saja. Jadi lebih baik bersyukur pada apa yang kita miliki saat ini dibandingkan fokus pada hal yang belum waktunya kita miliki.

Orang-orang cuma bisa lihat gw yang mungkin belum juga dikaruniai kehamilan hingga saat ini. Namun sungguh sebenarnya gw begitu beruntung. Suami gw begitu baik dan sabar. Nampak sekali Allah memudahkan rizkiNya bagi kami. Kami membiayai pernikahan kami sendiri, tanpa campur tangan orang. Kami juga sudah tinggal di rumah yang kami usahakan sendiri dan kami cicil sendiri. Kami bisa mengisi rumah dengan baik. Kami bahagia. Kami saling memiliki. Kami mengurus rumah tangga kami sendiri. Alhamdulillah, aku masak sendiri, dan melakukan pekerjaan rumah itu sendiri (dibantu suami sihhh hehehe) Subhanallah.. pendewasaan diri yang tidak ternilai harganya.

Di sisi lain ada orang-orang yang dikaruniai anak dengan mudah, namun tidak berkecukupan secara materi. Atau salah satu pasangannya tidak setia, dsb.

Di sisi yang lain lagi. Ada pasangan yang mudah dikaruniai anak. Materi berlimpah dan mudah mendapatkan apapun. Sekilas terlihat begitu sempurna. Benarkah? Buat gw cobaan mereka lebih berat lagi, karena gw yakin Allah sedang menguji apakah dengan segala rizki duniawi yang mereka miliki mereka masih bisa bersyukur? Akan kah orang-orang itu tetap ingat Allah? tetap beribadah padaNya? itu sungguh cobaan berat.

So.. nobody's perfect, guys. Kuncinya memang bersyukur....

Dan ini waktunya aku ber-muhasabah dan bersyukur...

So, my husband. I am so blessed to have you. Yes, we're still waiting for Allah to approve our offspring's proposal. But as long as i have you in my life, i know we can face this together. And when we are thankful enough for what we have, Allah will approve our proposal.... I love you, dear.... :)


Sunday, July 03, 2011

Restaurant Review : Mbah Jingkrak Cabang Bogor

My hubby and I planned to have our lunch outside today and for some reasons we chose the new Bogor Branch Mbah Jingkrak. They say their tagline is: "Siapa bilang makanan Jawa nggak bisa pedas?"

Well, Mbah, this is my review...:

The place is quite cozy... javanese style with red bricks and all.. but then, the chaos began...
We had to wait soooooooooooooo long for our food to come. Why? because the waiter never came to us to bring our orders. This is the place where we pick which food we eat then the orders are written by the waiter while the picking moment happens.
We arrived at 2 PM, but we have to wait for 30 minutes for our food to be delivered!! And it is only for ready-to-serve food that don't need to be cooked again! how ridiculous is thatt??????? Fortunately my hubby talked to the right person, which is the manager-in-charge. So, we complained, and he took our order as fast as he can. PPFFFTTT... bad first impression!

The food??? yes they are definitely spicy, but the taste?? i could say it's tasteless!
We order daun pepaya, kikil, kering tempe, perkedel jagung, ayam pedas and ayam pedas manis.
Daun pepaya? not good! it's too bitter (i usually like eating them)
Kikil? well, it's spicy but not tasty
Ayam pedas, well... normal taste.. but still not tasty.... something's missing here -_____-"
The tastiest food was only the kering tempe. It's sweet, it's good and tasty...
The perkedel jagung is quite tasty, unfortunately it's not served hot from the pan :D

Ow yea... the beverage??? not goooddd...
I ordered something with cincau, degan, selasih and gula jawa (oh i forgot the name, my baddd)
and it tastes plain -_____- it's supposed to be sweet... and i don't like it if it's too sweet.. yet, for me, an i-don't-really-like-sweet-drink person thinks that it's plain -_____- no sweetness at all -_____- doesn't taste good.

My hubby ordered orange juice... and it's also not good. it tastes like cheap squashed orange...
And... we felt quite satisfied with the tea... that IS recommended... the one that you can get in any warteg in Indonesia *yes yes, this is me being sarcastic*

The only good thing of this place is the cheap price. Of all the food and beverages mentioned above, we should only pay for IDR 60,000. But still, it's considered expensive to think that we can get tastier food in common warteg with the same amount of money -_____-"

Conclusion: Yes... it is SPICY but.. TASTELESS -___- too bad... all you can taste is the spicy food...

I don't recommend it.... i prefer RM Ampera lahh.... it's better :D

Our lovely new - old house :D

Well, well... what should i say?
I am so proud of my hubby ;) We're not what they usually called as ' rich people'. We have to work really hard to earn our living. And we're new couple...
Yet, we, Alhamdulillah - Praised be upon Allah SWT - are blessed to have our own house. We don't buy a brand new one from the developer, no, we have luckily found someone who tried to sold his house. And we're sort of connected to this house in a very peculiar way. We just knew this IS our nest... :D
The neighbourhood is perfect! It's 10-min ride from our parents' house so it's pretty convenient, to think that our parents are single moms who still need us occassionally. They have fun water park around the neighbourhood, they have lots of food venues too! :D They also have fruits and vegetables store here... so yea, it IS convenient.

It sounds too perfect, isn't it?
You're right :D well... yea... we just found out some issues about the house recently..
Termites!! yap yap... it's old house so there are termites here -_____-" It's been an insult for my hubby, to think that he works in -pest control service- company :D hahah....
So, my hubby tried hard to prepare some amount of money to replace those rotten woods around our crib. We got the money, then it comes to picking the right person to renovate this place. With a help from a security guard, we were introduced to this person called Pak Edi who, he said, is REALLY good at it. (shouldn't believe him in the first place!!!! you'll know later) So pak Edi started to work on our house with a help from pak Syukur. They agreed to finish his work in 5 days.

.....................................................................................

And they finished their work in 2 WEEKS!!! 2 bloody weeks!! and in those 2 weeks i felt like hell... dusty house, dusty furniture. I didn't feel like i want to cook anything in the last 2 weeks T_T i was so frustrated to see the dusty house. Not to mention bunch of un-ironed clothes coz I can't iron the clothes comfortably (since it's tooo dustyyyyy). I refused to iron the clothes so I just sent them to my mom's house to be ironed by her household assistant (yea yea you usually call them as maid).:D

Those bloody builder are bloody frustrating!!! Well, we learn our lesson lah.. we're NOT gonna use him anymore next time! We planned to build a small garden at front porch with Pak Edi's help, but then... we cancelled it! we can't stand his slow, unsmooth work anymore!!!!!!

We also plan to have brand new plumbing installation since they're all rotten.. Fiuuhhh... May Allah listen to our plan and grant us some money to fulfill our dreams :D

That's a small piece of story of our lovely nest... We got some issues, yes... But we still love our crib! I mean, we earn it by ourself!! how cool is that? Alhamdulillah.....

I'm gonna upload some photos soon.....

Friday, July 01, 2011

It's been a year and 6 days with you..

and I'm still counting.. :)

Yet, everyday is another surprise for me. New personality revealed each day, not all of them are good, but not bad either. Just surprising...
I like the way your morning kiss wakes me up. I like the way you kiss my forehead every day. I even like the way your annoying nose-licking gesture brings the diziness to my head.. ~,~"

It's surprising to see you cook me breakfast, thought it's only one messy scrambled egg (which is meant to be messy since the name is scrambled egg).
But I like it the most when you could stand up for me and show the world that I am yours..

I know this house is still too quiet. I know you want a perfect addition to brighten our days. So let us enjoy our days together, and I am sure God will give us a handsome and beautiful addition to our lovely home. Though I still wait for my pray to be answered.

I love you....

It's been a year and 6 days, honey...
And I am still counting....